Sabtu, 11 Agustus 2012

Yang Bertargetan


Mari kita simak kehidupan mereka yang bertujuan. Mereka yang memiliki harapan. Mereka yang mempunyai impian. Yah, mereka yang memiliki visi kehidupan. Dan mereka yang punya targetan masa depan. Mereka orang kuat dengan tekad dan semangat karena mereka berhajat.
Para Ayah tak pernah henti bekerja karena mencari nafkah. Karena nafkah adalah harapan Ayah dalam penghidupan orang2 tercinta. Karena tujuan mulia, Ayah rela berlumuran darah(baca susah payah) demi keluarga.
Para Ibu tak pernah letih mengasuh buah cinta. Tak pernah letih mendidik dengan indah, tak pernah keluh kesah menjaga ananda. Karena Ibu punya impian, harap kedepan memiliki gerenasi pencetus kemakmuran, gerenasi yg diridhoi Tuhan. Ibu tak payah lelah berkeluh kesah karena punya harapan.
Para Pelajar, rela begadang karena tugas segudang. Rela tak berwaktu luang hanya untuk berdendang, rela tak bisa terlalu riang karena tujuan belum dipegang. Tujuan dan targetan gemilang melesat sampai menggapai bintang. Terus kokoh demi satu capaian, berpandangan masa depan panjang kedepan.
Para Aktivis. Makan sewaktunya bukan karena tak ada tapi memang karena puasa. Tidur sebentar bukan karena bermasalah besar tapi karena sadar tersimpuh dihadapan AllahuAkbar. Mereka jarang bertebaran tak karuan bukan karena kurang pergaulan tapi karena lagi kaji Al-Qur'an.
Mereka punya impian mulia, mereka punya targetan indah, mereka punya harapan cita.
Rela mengorbankan waktu-waktu yg percuma demi menggapai suatu impian, harapan, targetan. Yah, memang karena adanya patokan harapanlah mereka bisa berlaku demikian. Karena punya pandangan masa depanlah semua bisa mereka lakukan.
KARENA ADA VISI KEHIDUPAN KITA terus BERJALAN.

Bersedihlah yang hampa kosong dalam perbaikan dalam perubahan dalam penggapaian. Bersedihlah yang tak punya tujuan kehidupan. Visi masa depan itulah dorongan.
Maka, PASANGLAH TARGETAN INDAH KEMULIAAN untuk SAMBUT KEMENANGAN, KAWAN.
_salam ramadhan_
*Ni jargon petarung jago merah
"Pantang Pulang Sebelum Padam"
Nah sekarang, Mana jargon Kita kawan?:)
__Ahlan wa sahlan Lebaran, nah lhooo, tak sedih ditinggal ramadhan??__

Tidak ada komentar:

Posting Komentar